Get Adobe Flash player
Win’s Photo Video
Office

Wins PV Article

Tips memilih & membuat Parcel

Beberpa tips memilih parcel saat lebaran, natal dan tahun baru tiba :

1. Jika bisa membuat parcel sendiri. Belilah barang-barang yang diinginkan di toko yang terkenal murah. Periksa tanggal kadaluarsa tiap-tiap makanan ataupun minuman, jangan sampai ada yang terlewat. Beli juga wadah parcel seperti keranjang buah atau kotak yang terbuat dari kayu atau aluminium. Jangan lupa beri bungkus dan pita supaya tampak cantik.

 

2. Jika Anda tidak mau repot, maka sebaiknya Anda membeli parcel jadi saja walaupun harga parcel menjadi lebih mahal.

 

3. Belilah parcel di toko yang dipercaya menjaga kualitas.

 

4. Periksa atau tanyakan pada panjaga tentang tanggal kadaluarsa masing-masing item.

 

5. Periksa keadaan barang yang ada dalam parcel apakah masih baik atau tidak, misalnya kaleng atau kardus utuh (tidak peyok), kue-kue kering masih baik (tidak remuk), dan lain-lain.

 

6. Utamakan kualitas bukan kuantitas. Isi parcel lebaran tidak harus banyak, yang penting isinya baik dan berkualitas meskipun harga parcel murah.

 

7. Jangan lupa memeriksa bungkus parcel untuk meyakinkan bahwa parcel dalam kondisi yang baik.
Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda, dalam membeli parcel lebaran.

 

oleh karena itu kami menawarkan parcel-parcel lebaran, natal, dan tahun baru..  dengan harga yang berkisar Rp 100.000 s/d 1 jutaan keatas..

dengan varian pacel unik sebagai hadiah yang pas.

Office    :

1. Jl. Mardani Raya No. 66, Cempaka Putih Barat, Jakarta 10520

2. Jl. Howitzer Raya No.16 Rt. 016/ 03 Sumur batu, Jakarta pusat 10640

Phone    : 021-422 0069, 021-424 2575, 021-9325 8795

 

Teknik-Teknik Dasar Fotografi

Teknis Fotografi & Fungsinya

Fotografi bukan segalanya tentang kamera. Dikatakan bahwa fotografi adalah seni bermain dengan cahaya. Tanpa adanya cahaya, maka mustahil fotografi itu ada. Menghasilkan sebuah gambar yang bagus, harus memiliki visi yang kuat dalam hal ‘melihat’. Memperhatikan cahaya, komposisi dan momen adalah hal-hal yang penting untuk diperhatikan dalam membuat foto yang dapat dikategorikan ‘bagus’.

Namun, sepertinya mustahil dapat menghasilkan foto seperti itu jika tidak mengenal dan memahami dari masing-masing teknis fotografi dasar. Fotografi memang bukan segalanya tentang kamera, namun kamera adalah alat untuk menyalurkan visi kita itu. Maka, sekiranya perlu mengenal dan memahami bagaimana kamera bekerja.

Tugas utama dari kamera adalah mengatur intensitas cahaya yang masuk dan pada akhirnya mengenai film/sensor (selanjutnya saya sebut medium). Apabila, kamera mengizinkan terlalu banyak cahaya yang masuk maka medium akan terbakar (overexposed). Dan sebaliknya. Bagaimana agar cahaya yang masuk itu tidak berlebih dan tidak kurang, atau dengan kata lain ‘pas’. Berikut saya jabarkan satu-satu.

Aperture

Atau yang sering juga disebut dengan difragma atau bukaan lensa adalah berfungsi untuk mengatur seberapa besar lensa akan terbuka. Fungsi ini lebih tepatnya terletak pada lensa. Logikanya, semakin besar bukaannya, maka akan semakin banyak cahaya yang akan masuk. Seperti sebuah kran air. Semakin besar kita buka keran tersebut maka akan semakin banyak air yang akan keluar.

Penulisan Aperture yang benar adalah f/x. Sehingga apabila dikatakan nilai Aperture-nya adalah 5.6, maka penulisan yang benar adalah f/5.6. Jadi jangan bingung apabila ada yang bilang bahwa bukaan lensa 2.8 lebih besar dari bukaan lensa 5.6. Karena kalau secara penulisan matematisnya memang benar khan? (f/2.8>f/5.6) Tapi kebanyakan kita malas untuk bilang f/2.8 atau f/5.6, karena kita orangnya simpel sih…

Efek Samping dari Aperture

Seperti obat batuk yang memiliki efek samping, begitu juga dengan aperture. Efek sampingnya adalah semakin besar bukaan lensa, maka akan semakin kecil daerah fokusnya. Dan sebaliknya. Daerah fokus inilah yang biasa dikenal dengan DOF (Depth of Field).

Shutter Speed

Atau yang biasa disebut juga dengan speed atau kecepatan rana bertugas untuk mengatur berapa lama mirror terbuka lalu menutup kembali untuk membatasi berapa banyak cahaya yang akan masuk. Seperti teori keran, apabila kita membuka keran terlalu lama, maka wadah penampung air tadi akan kelebihan sehingga akan meleber keluar. Kalau dalam kasus fotografi, medium akan terbakar.

Penulisan shutter speed yang benar adalah 1/x. Sehingga apabila dikatakan bahwa sebuah foto menggunkanan speed 60, maka penulisannya yang benar adalah 1/60 detik. Jadi jangan bingung kalau dikatakan bahwa speed 60 lebih cepat dibandingkan 30. karena secara penulisan matematis memang begitu khan?

Efek Samping dari Shutter Speed

Seperti berpacaran yang memiliki efek samping, seperti sulit melirik wanita/pria lain, begitu juga dengan shutter speed. Semakin cepat shutter speed, maka akan gambar akan semakin terlihat diam (freeze). Dan sebaliknya, apabila speed terlalu lamban gambar akan terlihat blur dikarenakan gerakan yang terlalu cepat, sehingga objek terlihat bergerak sangat cepat.

ISO atau ASA

Adalah tingkat sensitifitas medium dalam menerima cahaya. Semakin tinggi nilainya, maka akan semakin tingkat sensitifitasnya. Artinya, apabila kita merubah nilai ISO atau ASA ini menjadi lebih tinggi, sedangkan aperture dan speednya tidak diubah, maka medium akan menerima cahaya lebih banyak. Dan sebaliknya.

Efek Samping ISO atau ASA

ISO adalah tingkat sensitifitas sensor (medium), sedangkan ASA adalah tingkat sensitifitas film (medium), jadi perbedaannya hanya dimediumnya saja. Tapi logikanya sama. Kecuali efek sampingnya. Dimana apabila menggunakan film ASA tinggi, maka gambar akan terlihat grainy (berbentuk titik kecil namun banyak). Sedangkan penggunaan ISO tinggi akan menghasilkan noise (seperti bentuk cacing namun banyak)

10 Mitos Tentang Pernikahan

Wins Photo1Berdasar hasil penelitian, angka perceraian terus saja meningkat. Tak sedikit pula pasangan yang mulai mengevaluasi ulang hubungan mereka. Nah, sebelum Anda mulai melakukan analisa, sebaiknya simak kenyataan akan mitos mengenai perkawinan.

1: Perkawinan lebih menguntungkan pria daripada wanita.

Kenyataannya:
Penelitian membuktikan, pria dan wanita memperoleh keuntungan yang sama dari sebuah perkawinan walaupun dari cara yang berbeda. Dengan menikah, baik wanita maupun pria merasa panjang umur, lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih kaya. Suami lebih sehat sementara istri lebih beruntung dari sisi keuangan.

2: Kehadiran anak meningkatkan kebahagiaan suami-istri. Hubungan jadi lebih dekat.

Kenyataannya:
Penelitian menunjukkan, kelahiran anak pertama justru bisa merenggangkan hubungan suami-suami, serta menimbulkan stres karena sibuknya sang istri mengurus bayi sementara suami merasa tidak diperhatikan. Namun demikian, angka perceraian tetap lebih rendah pada pasangan yang mempunyai anak dibandingkan pada pasangan yang tidak memiliki anak. Read the rest of this entry »

Tips Memilih Wedding Photo’s

Mengabadikan saat-saat penuh bahagia untuk foto prewedding dan di hari pernikahan pastilah menjadi bagian tak terpisah dari rangkaian acara di hari istimewa Anda. Setiap momen penuh arti diabadikan dalam bentuk video maupun foto. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa fotografi sebagai salah satu media mengabadikan kebahagian, berikut adalah tips yang mudah-mudahan bisa menjadi pengetahuan tambahan mengenai fotografi bagi Anda.

1. Paket dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas karya fotografi tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kok. Jika Anda bijak memilih, dan anda harus jeli dalam mencari studio atau fotografer.

2. Paket yang murah. JIka ada yang menawarkan seperti itu jangan anda langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitasnya jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.

3. Foto Studio. Jika Anda memilih untuk berfoto di studio foto yang memiliki lebih dari satu fotografer, pastikan Anda mengetahui benar hasil karyanya. Anda dapat memilih dan menentukan fotografer mana yang ingin Anda ajak bekerja sama. Sebelum hari pemotretan tiba, sempatkan bertemu dulu dengan sang fotografer. Foto Anda selain akan menjadi bagian dari dokumentasi juga akan menjadi karya seni, karenanya chemistry dan kesepahaman antara Anda, pasangan, dan sang fotografer harus dibangun dulu sebelum pemotretan dilakukan. Ini juga berguna untuk mengetahui gaya yang sesuai untuk Anda dan pasangan.

4. Olah Digital. Jika Olah Digital menjadi pilihan Anda, tips berikut ini perlu Anda simak. Pastikan bahwa sang fotografer akan menangani langsung foto Anda tersebut. Hampir tak mungkin mendapatkan hasil Olah Digital yang cantik kecuali sang fotografer menanganinya sendiri. Dengan teknologi digital yang sekarang banyak diterapkan dalam dunia fotografi, pastikan juga bahwa Anda menyetujui rentang warna pada foto Anda. Detail pada area yang paling ingin ditonjolkan, dan shadow pada latar belakang sangat perlu diperhatikan dengan detail sebelum Anda menyetujui untuk mencetak foto tersebut.

5. Kontrak. Jika Anda membuat perjanjian mengenai foto, misalnya jumlah foto yang akan Anda terima, apakah Anda juga akan mendapatkan foto Anda dalam bentuk CD atau tidak, jangan hanya menaruh kepercayaan pada ucapan saja. Pastikan bahwa Anda dan pasngan membuat perjanjian tertulis dengan studio atau fotografer perorangan yang akan mengabadikan kenangan Anda dan pasangan. Bentuk perjanjian tertulis paling sederhana adalah bukti pembayaran dengan rincian produk dan layanan yang akan Anda terima sebagai konsumen mereka.

Demikian tip yang kami berikan, semoga bermanfaat untuk calon pengantin yang akan menyongsong hari bahagia.